UNDANG-UNDANG

Search

Update News

Indra Fardan. Diberdayakan oleh Blogger.
Minggu, 02 Februari 2014

Akuntansi Pemerintahan



KERJAKAN SOAL DAN TEORI DIBAWAH INI DENGAN TELITI DAN BENAR, SEHINGGA MENCAPAI SCORE  100.

I.    Aplikasi  Teori     (score  40%)

1.       Pemkot Harapan menerima bunga dari penempatan dana di SBI sebesar Rp 5 juta. Bagaimana perlakuan akuntansi untuk penerimaan bunga ini?
Jawaban :


Jangka Pendek (Sementara), meliputi :
                1. Marketable
2. Dapat dikonversi menjadi kas dalam 1 periode
3. Capital Gain/Bunga

 Jurnal:
 Dr Kas                           Rp   5.000.000
 Cr Lain-lain PAD                                      Rp   5.000.000


2.       Pemkot Harapan melakukan penambahan modal di PD Bank Pasar sebesar Rp 7 miliar. Dengan penambahan modal ini, persentase kepemilikan saham Pemkab meningkat dari 15% menjadi 60%.
              Bagaimana perlakuan akuntansi untuk penambahan modal ini?

Jawab :
diperlakukan sebagai Investasi Jangka Panjang Permanen.
Jurnal :
Dr Investasi Jangka Panjang Permanen         Rp 7.000.000.000
Cr Kas                                                                                    Rp 7.000.000.000


3.       Pada akhir tahun, PD Bank Pasar mencatat laba sebesar Rp 200 juta, dan PD -Bank Pasar mengeluarkan dividen tunai sebesar Rp 50 juta (yang diperoleh Pemkot Harapan adalah Rp 30 juta). Bagaimana perlakuan akuntansi untuk transaksi tersebut?
Jawab :
Hasil investasi berupa dividen tunai atau bunga deposito dicatat sebagai pendapatan.

Jurnal:
Dr Kas                                                    Rp 30.000.000
Cr Lain-lain PAD yang sah                                Rp 30.000.000
4.       Pada tanggal 2 September 2010, dilakukan pembayaran untuk perolehan kendaraan dinas berupa satu buah mobil sedan dan 2 buah sepeda motor. Total pembayaran untk ketiga aset tersebut adalah Rp 450 juta. Pada tanggal tersebut  Sedan diperkirakan memiliki nilai jual sebesar Rp 400 juta, sedangkan sepeda motor memiliki nilai Rp 10 juta untuk masing-masing sepeda motor.
Pembayara senilai Rp 450 juta dilokasikan ke mobil dan sepeda motor dengan cara sebagai berikut:
1)  Total harga wajar (fair value) untuk ketiga aset sebesar Rp 420 juta.
2)  Alokasi biaya perolehan ke mobil sedan sebesar {Rp 450 juta x (400/420)}.
3)  Alokasi untuk masing-masing kedaraan bermotor adalah sebesar{Rp 450 juta x (10/420)}
Jurnalkanlah transasksi tersebut diatas menurut sistem akuntansi pemerintahan di Indonesia?

Jawaban no.2 :

2.Pada tanggal 2 September 2010, dilakukan pembayaran untuk perolehan kendaraan dinas berupa satu buah mobil sedan dan 2 buah sepeda motor. Total pembayaran untk ketiga aset tersebut adalah Rp 250 juta. Pada tanggal tersebut kendaraan diperkirakan memiliki nilai jual sebesar Rp 180 juta, sedangkan sepeda motor memiliki nilai Rp 10 juta untuk masing-masing sepeda motor.

Pembayara senilai Rp 250 juta dilokasikan ke mobil dan sepeda motor dengan cara sebagai berikut:

1)Total harga wajar (fair value) untuk ketiga aset sebesar Rp 220 juta.

2)Alokasi biaya perolehan ke mobil sedan sebesar Rp 225 juta (Rp 250 juta x [180/200]).

3)Alokasi untuk masing-masing kedaraan bermotor adalah Rp 12,5 juta (Rp 250 juta x [10/200])

Jurnalkanlah transasksi tersebut diatas menurut sistem akuntansi pemerintahan di Indonesia?

Dr. Belanja Modal-Mobil                                                 Rp. 225.000.000,-

Dr. Belanja modal-motor                                                  Rp. 25.000.000,-

Cr. Kas                                                                                                   Rp. 250.000.000,-



Dr. Aset Tetap                                                                      Rp. 250.000.000,-

Cr. Diinvestasikan pada asset tetap Tetap                                     Rp. 250.000.000,-



5.       Pemkot Harapanmulya melakukan pembayaran atas pokok pinjaman kepada Bank Provinsi sebesar Rp 150 juta dan bunga sebesar Rp 25 juta. Terhadap pokok pinjaman ini sudah dilakukan reklasifikasi ke bagian lancar utang jangka panjang dan terhadap bunga sudah diakui sebagai utang bunga.
Buatlah jurnal pembayaran pokok dan bunga pinjaman atas transaksi tersebut?.


II.  Studi Kasus (score  60%)

                 Reformasi dan Program IMF tahun 1997-2003 yang diintrodusir ketika krisis ekonomi tahun 1997-98, telah menggeser sistem ekonomi yang terlalu banyak campur tangan pemerintah serta perencanaan yang sentralistis dengan sistem yang lebih banyak menggunakan mekanisme pasar.
                 Setelah reformasi keluarlah paket tiga UU dibidang Keuangan Negara tahun 2003-2004 serta UU Nomor 15 tahun 2006 tentang Badan Pengawas Keuangan mengatur dengan ketat tatacara, jenjang maupun jadwal pelaporan, pemeriksaan dan pertanggungjawaban keuangan negara.  Tujuan UU terebut adalah untuk mengamanatkan agar Pemerintah menyampaikan Laporan Keuangannya kepada BPK paling lambat 3 bulan setelah tahun anggaran berakhir.
               Selain UU tersebut juga keluar PP No. 71 tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan, walaupun belum ada upaya lebih lanjut yang signifikan dari pemerintah untuk membangun sistem akuntansi dua sisi (double entry) dan perwujudan sistem perbendaharaan  tunggal (treasury single account) berjalan lambat.
           Tahun 2004 BPK mulai memasuki ruang-ruang yang tadinya tabu menjadi wajar untuk diaudit secara lebih luas, dan hasilnya dapat dipaparkan pada tabel dibawah ini tentang hasil opini dan Realisasi Belanja Pemerintahan Daerah sejak tahun 2004 sampai tahun 2007.

Tabel  1.  OPINI 

Tahun
O  P  I  N  I
T O T A L
W T P
W D P
T M P
T W

Jumlah

%
Jmlh
%
Jmlh
%
Jmlh
%
Jmlh
%
2004
21
7
249
87
7
2
10
3
287
100
2005
17
5
308
85
25
7
12
3
362
100
2006
3
1
326
70
106
23
28
6
463
100
2007
3
1
173
63
48
17
51
19
275
100
       Sumber BPK, smester I 2008

Tabel 2
OPINI DAN REALISASI BELANJA PEMERINTAHAN DAERAH TAHUN 2007

OPINI

Jumlah Daerah
Total realisasi Belanja Pemerintah Daerah
(Juta Rp)
% Realisasi Belanja
Pemerintah Daerah Berdasar-kan Kelompok OPINI (%)
WTP
3
1.631.470,06
0,81
WDP
173
119.207.977,41
59,40
TMP
48
41.421.505,66
20,64
TW
51
38.429.982,34
19,15
TOTAL
275
200.690.935,47
100,00
       Sumber : BPK, hasil pemeriksanaan Smester I   2008

Dari informasi tersebut, saudara diminta untuk menganalisis berbagai informasi, yang meliputi :
1.     Fenomena yang terjadi selama 2004 s/d  2007
2.     Identifikasi berbagai Masalahnya,
3.     Analisis Hasil Audit BPK, dan
4.     Simpulkan masalah temuannya, dan 
5.     Saran-saran seperlunya untuk memperkecil tingkat disclaimer yang terjadi pada Pengelolaan Keuangan
      Daerah

0 komentar:

Posting Komentar

Trace








Flag Counter